Realita internet pada masa sekarang
Internet, kata Yang tidak asing lagi bagi kita. Orang tua, anak muda bahkan anak kecil pun mengetahui apa itu internet.
Sekarang fenomena yang terjadi para anak muda atau remaja apalagi mahasiswa merasa tertarik dengan internet karena banyaknya keuntungan dan kemudahan yang didapat seperti bisa tetap mendapatkan informasi dengan hanya duduk mengakses internet, mempermudah berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang jaraknya jauh, menambah wawasan dan pengetahuan umum. Keinginan untuk mengakses internet selalu datang secara tiba-tiba tanpa direncanakan sebelumnya.Dari keinginan mengakses internet secara terus menerus, para pengguna merasakan dampak negatif seperti berkurangnya interaksi sosial secara langsung dengan teman-teman karena ketika berkumpul bersama Dan merasa teman-temannya lebih banyak bermain handphone dibandingkan ngobrolnya, seringnya menunda-nunda pekerjaan, menunda mengerjakan tugas, mengalami insomnia atau susah tidur, terganggunya kesehatan mata, menurunnya prestasi belajar karena ketika sedang asyik bermain internet merasa malas untuk belajar. Ketika offline merasakan perasaan takut, gelisah, cemas, bingung, bosan, was-was, panik, dan sedih, sebel dan kesel hati. Aktivitas yang dilakukan ketika offline atau ketika sedang tidak mengakses internet biasanya ketika itu sedang tidur atau menyibukkan diri dengan menonton film yang sudah di down load-nya. Ketika online biasanya akan mengakses sosial media seperti Instagram, line, whatsapp, phat, blackberry messeger, facebook, twitter, streamingan youtube dan membuka google untuk mengerjakan tugas atau laporan. Perasaannya senang, tenang, bahagia, pengguna merasa memiliki hal-hal baru yang pasti didapat dengan cepat, para pengguna merasa bisa mengetahui tentang dunia luar, merasakan bisa mendapatkan banyak informasi dengan cepat serta merasakan perasaan yang sangat senang dan bahagia apalagi bila akses internet sangat cepat karena dengan begitu mereka bisa mengakses lebih banyak banyak hal dengan cepat dan merasa ingin berlama-lama ditempat tersebut. Dengan berinternet ternyata dapat membantu para pengguna untuk mengurangi rasa marah, emosi dan sedih agar menjadi lebih tenang. Ketika sedang menghadapi suatu permasalahan para pengguna lebih sering mengakses internet untuk membuka youtube agar bisa melihat video-video lucu, vlog-vlog para youtuber, membuka sosial media seperti whatsapp dan Blackberry Mesengger untuk sekedar curhat dengan teman, dan membuka google untuk menggunakan google maps ketika sedang tidak tahu arah jalan yang benar dan ketika sedang mengerjakan tugas yang sulit. Perasaan yang dirasakan setelah mengakses internet tersebut para pengguna mengatakan lebih lega, plong, senang, dan merasa moodnya kembali menjadi lebih baik. Rata-rata mengakses internet sebanyak 10 jam perhari, pengguna tidak pernah berhenti lebih cepat ketika mengakses internet karena adanya keinginan mereka yang terus menerus ingin menggunakan internet seperti telah membuka sosial media yang satu nanti buka yang lain kemudian sudah dibuka nanti dibuka lagi ditutup dan dibuka lagi begitu terus menerus, pengguna merasa setengah dari kebutuhannya itu bisa terpenuhi lewat internet dan dengan kehadiran internet membuat subjek merasa tidak kesepian.
Semua itu merupakan realita yang bisa kita lihat bahkan rasakan disekitar kita. Orang tua, teman-teman Dan juga orang disekitar kita bahkan kita sekalipun apabila asyik dengan handphone pasti tidak lagi memperdulikan orang disekeliling. Semoga setelah membaca tulisan ini kita bisa sama-sama memperbaiki penggunaan internet kita agar lebih bijak lagi dalam mengguanakan nya dengan hal-hal yang penting saja, hal-hal yang positif dan bermanfaat serta dapat menjadikan internet sebagai penunjang pembelajaran kita ataupun sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan tambahan. Menjadikan internet sebagai penghubung kita dengan orang yang jauh tanpa mengabaikan orang lain yang ada didekat kita. Dan yang terakhir membatasi pengguanaan internet, seperti mengurangi waktu dalam menggunakan gadget dalam sehari agar kita tidak menjadi pencandu gadget ataupun internet.
See you next time and Semoga bermanfaat
Salam Ukhuwah.
Sekarang fenomena yang terjadi para anak muda atau remaja apalagi mahasiswa merasa tertarik dengan internet karena banyaknya keuntungan dan kemudahan yang didapat seperti bisa tetap mendapatkan informasi dengan hanya duduk mengakses internet, mempermudah berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang jaraknya jauh, menambah wawasan dan pengetahuan umum. Keinginan untuk mengakses internet selalu datang secara tiba-tiba tanpa direncanakan sebelumnya.Dari keinginan mengakses internet secara terus menerus, para pengguna merasakan dampak negatif seperti berkurangnya interaksi sosial secara langsung dengan teman-teman karena ketika berkumpul bersama Dan merasa teman-temannya lebih banyak bermain handphone dibandingkan ngobrolnya, seringnya menunda-nunda pekerjaan, menunda mengerjakan tugas, mengalami insomnia atau susah tidur, terganggunya kesehatan mata, menurunnya prestasi belajar karena ketika sedang asyik bermain internet merasa malas untuk belajar. Ketika offline merasakan perasaan takut, gelisah, cemas, bingung, bosan, was-was, panik, dan sedih, sebel dan kesel hati. Aktivitas yang dilakukan ketika offline atau ketika sedang tidak mengakses internet biasanya ketika itu sedang tidur atau menyibukkan diri dengan menonton film yang sudah di down load-nya. Ketika online biasanya akan mengakses sosial media seperti Instagram, line, whatsapp, phat, blackberry messeger, facebook, twitter, streamingan youtube dan membuka google untuk mengerjakan tugas atau laporan. Perasaannya senang, tenang, bahagia, pengguna merasa memiliki hal-hal baru yang pasti didapat dengan cepat, para pengguna merasa bisa mengetahui tentang dunia luar, merasakan bisa mendapatkan banyak informasi dengan cepat serta merasakan perasaan yang sangat senang dan bahagia apalagi bila akses internet sangat cepat karena dengan begitu mereka bisa mengakses lebih banyak banyak hal dengan cepat dan merasa ingin berlama-lama ditempat tersebut. Dengan berinternet ternyata dapat membantu para pengguna untuk mengurangi rasa marah, emosi dan sedih agar menjadi lebih tenang. Ketika sedang menghadapi suatu permasalahan para pengguna lebih sering mengakses internet untuk membuka youtube agar bisa melihat video-video lucu, vlog-vlog para youtuber, membuka sosial media seperti whatsapp dan Blackberry Mesengger untuk sekedar curhat dengan teman, dan membuka google untuk menggunakan google maps ketika sedang tidak tahu arah jalan yang benar dan ketika sedang mengerjakan tugas yang sulit. Perasaan yang dirasakan setelah mengakses internet tersebut para pengguna mengatakan lebih lega, plong, senang, dan merasa moodnya kembali menjadi lebih baik. Rata-rata mengakses internet sebanyak 10 jam perhari, pengguna tidak pernah berhenti lebih cepat ketika mengakses internet karena adanya keinginan mereka yang terus menerus ingin menggunakan internet seperti telah membuka sosial media yang satu nanti buka yang lain kemudian sudah dibuka nanti dibuka lagi ditutup dan dibuka lagi begitu terus menerus, pengguna merasa setengah dari kebutuhannya itu bisa terpenuhi lewat internet dan dengan kehadiran internet membuat subjek merasa tidak kesepian.
Semua itu merupakan realita yang bisa kita lihat bahkan rasakan disekitar kita. Orang tua, teman-teman Dan juga orang disekitar kita bahkan kita sekalipun apabila asyik dengan handphone pasti tidak lagi memperdulikan orang disekeliling. Semoga setelah membaca tulisan ini kita bisa sama-sama memperbaiki penggunaan internet kita agar lebih bijak lagi dalam mengguanakan nya dengan hal-hal yang penting saja, hal-hal yang positif dan bermanfaat serta dapat menjadikan internet sebagai penunjang pembelajaran kita ataupun sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan tambahan. Menjadikan internet sebagai penghubung kita dengan orang yang jauh tanpa mengabaikan orang lain yang ada didekat kita. Dan yang terakhir membatasi pengguanaan internet, seperti mengurangi waktu dalam menggunakan gadget dalam sehari agar kita tidak menjadi pencandu gadget ataupun internet.
See you next time and Semoga bermanfaat
Salam Ukhuwah.

Komentar
Posting Komentar